Rabu, 26 November 2014

Ada setumpuk cerita

Mungkin kamu dapat melihat aq dengan penampilan yang biasa saja
Tapi aq menyembunyikan bnyak hal dan cerita yang sebenarnya ingin aq bagikan
Tapi hanya untk kamu yang aq percya

Hingga waktu itu, Febi orang yang akhrnya aq percaya sebagai pendengar untk bnyak cerita hdup itu.
Sungguh beruntng aq dipertemukan Allah kepadanya.
Sahabat yang baik dan luar biasa, selalu aq rindukan
Tak pernah aq lupa panjatkan doa padanya agar selalu Allah jaga dan lindungi dia
Allah beri kesehatan dan kesejahteraan padanya
Aq juga berharap tak dipisahkan darinya, sahabat yang begitu aq kagumi

Walaupun sbenarnya hanya aq yg beranggapan begitu
Tak mengapa, aq sadari aq bukan orang yang istimewa.

Aq berharap aq tak akan menyesal menceritakan bnyak hal rahasia dalam hdup.
Tapi aq tak ckup mendapat tanggapan seperti yang aq ingnkan
Ckup kecewa, tapi sudahlah, tak mungkn aq paksakan
Mungkn suatu saat dia akan tahu, bahwa aq mash menyimpan bnyak cerita yang ingn aq ceritakan padanya,

Aq sebenarnya ingn kamu tetap disini kawan,
Semua hal aq lakukan hanya untk itu
Tapi mungkin takdir Tuhan berbda....

Aq tak sanggup melnjtkan tlisan ini

Minggu, 23 November 2014

DPRa PKS Kel. Baloi Indah

Malam senin
Dirumah abi sebagai terusan liqo gabungan, membahas banyak program kerja
Saya resmi ditunjuk sebagai DPRa kel. Baloi Indah
Meskipun ga tau apa yang harus dikerjakan,
Tapi insha Allah siap

Sabtu, 08 November 2014

Hari sedekah

Entah darimana idenya
Tiba-tiba muncul dalam pikiran yang mengatakan rasanya perlu ada setidaknya 1 hari dalam sebulan dimana penghasilan saya dalam sehari harus disumbangkan untuk seluruhnya,

Dan subhanallah, di hari pertama ini terkumpul cukup banyak,
Masih mungkin untuk menembus 2 juta hari ini
Alhamdulillah
Semoga berkah...
Amin

Diwaktu yang akan datang mungkin harus dijadwal ke hari jumat aja, biar lebih mantab

Jumat, 07 November 2014

Aku menyerah !

Jika hidup seperti sebuah acara uji nyali
Aku pastikan diri sudah akan melambaikan tangan
Aku tak lagi sanggup dengan sebuah perasaan yang tak lazim ini
Allah izinkan aku keluar dari semua ini,
Rasa yang tak dapat dimengerti tak dapat dipahami bahkan tak dapat diterima semua orang.

Allah aku takut, akan takut semakin lama aku hidup akan semakin banyak dosa yang aku lakukan.
Jemput aku pulang.
Aku takut.

Kamis, 06 November 2014

Aku berharap punya waktu lebih

Setiap kali mereka bertanya mengapa aku tak membeli rumah untuk masa depan. Aku selalu menjawab dengan bahasa diplomatis.

Padahal jauh di dalam sana aku begitu takut kehilangan satu persatu sahabat yang amat kucintai, yang mengisi hari-hari yang sunyi, tanpa kalian tahu.

Hampir setiap hari aku siapkan sarapan pagi untuk ku dan kawan-kawan. Agar mereka dapat menatap hari penuh harapan. Kadang tanpa kalian tahu, aku sedang puasa pun aku tak lupa untuk menyiapkan nya. Tanpa meminta barang 1 rupiah pun.
Aku begitu tulus tanpa kalian tahu.

Seperti sebuah papan ketik, kehilangan 1 di antara kalian akan membuat semua menjadi tak lagi bermakna.
Sungguh, tak mengapa aku kehilangan hara, asal jangan kalian.
Setiap hari kusempatkan menyapa kalian dimanapun berada hanya untuk sekedar tahu kabar
Tapi kadang kalian tak menghiraukan aku yang begitu peduli. Pun tak mengapa.
Aku dapat terima. Aku memang diciptakan sedikit berbeda. Jangan tegur aku dengan perbedaan ku. Karena aku mudah tersinggung.

Satu hal perlu kalian tahu, tak pernah sekalipun aku lupa mendoakan kalian dalam setiap doa yang aku panjatkan.
Semoga Allah menjaga dan menyangi mu selalu
Memberi kesehatan dan kesejahteraan
Dan kumohon pada Tuhan agar tak memisahkan qt hingga mati.

Selamat malam sahabat, mimpi indah lah disana
Untuk hari esok kita yang lebih baik.

Rabu, 05 November 2014

Waktu ku yang sia-sia

Setiap hari waktu ku hanya habis untuk ku memikirkan orang-orang yang sebenarnya tidak pernah berfikir tentang ku.
Tapi aku sendiri tidak mengerti mengapa aku melakukan nya.
Aku berusaha menepis itu semua, tapi justru semakin tak mampu.
Aku bahkan tidak dapat melakukan hal-hal mudah dalam hidup yang biasa dijalani orang lain karena terjebak oleh diri ku sendiri.
Entahlah akan sampai kapan aku dapat keluar dari lingkaran pembelenggu ini.